Header Ads

Kota Lama Semarang, Kota Instagramable Bersejarah

SumberFoto/IGSemarangHits

PERSPEKTIF.CO.ID, GAYA HIDUP - Salah satu spot yang paling favorite bagi mereka para selebgram di Kota Semarang, Jawa Tengah adalah Kota Lama Semarang. Di lokasi ini terdapat gedung tua yang bersejarah dan diminati para selebgram.

Di Kota Lama Semarang memang terdapat sejumlah bangunan tua, diantaranya Gereja Blenduk, Jembatan Berok, Gedung Jiwasraya dan Gedung Marabunta. Tidak heran bagi para selebgram yang menyukai view bangunan tua akan memilih tempat ini untuk berpose.

Selain memiliki nilai klasik, foto dengan latarbelakang bangunan tua juga memiliki kepuasan tersendiri karena akan mendapatkan foto yang berkarakter, apalagi jika ditunjang kemampuan fotographer yang handal.

Banyak generasi milenial memilih lokasi ini karena terdapat spot foto yang instramable. Tidak hanya itu, foto dengan latarbelakang gedung tua juga memiliki nilai sejarah. 

Sejarah Kota Lama Semarang
Kota Lama Semarang memiliki sejarah cukup panjang beberapa abad silam. Dalam tulisan disebuah situs archiplanet.org, kota ini berdiri dengan awal permulaan penandatangan perjanjian antara kerajaan Mataram dan VOC di tanggal 15 Januari 1678. Saat jaman itu Amangkurat II menyerahkan kota ini kepihak VOC atas pembayaran karena VOC telah membantu Mataram menumpas pemberontakan Trunojoyo.

Setelah kota ini berada di tangan VOC, kota ini pun mulai membangun sebuah bangunan satu-persatu. Ada sebuah bangunan benter yang bernama Vijfhoek yang digunakan sebagai tempat warga Belanda tinggali. Taklupa juga ada pusat militer dalam benter tersebut. Selain itu banyaknya warga yang berkembang akhirnya mereka harus keluar dan mulai membangun di sekitar sebelah timur.

Dan di tahun 1740-1743 terjadilah peristiwa yang disebut Geger Pacinan, perlawanan terbesar pada kurun waktu kekuasaan VOC di pulau jawa. Setelah perlawanan tersebut berakhir didirikannyalah bangunan fortifikasi mengelilingi kawasan kota lama Semarang. Seiring berjalannya perkembangan kota yang begitu pesat. Fortifikasi yang dibangun di anggap tidak sesuai dan akhirnya telah di bongkar.

Setelah kejadian tersebut untuk mengenang keberadaan benteng-benteng tersebut. Maka nama jalan-jalan di sekitar tersebut ada yang di beri nama seperti Noorderwalstaat (Jalan Tembok Utara-Sekarang Jalan Merak), Oosterwalstraat, Zuiderwalstraat, dan juga Westerwaalstraat. (DBS/KNT)

Diberdayakan oleh Blogger.